Postingan

Laporan Observasi Manajemen Produksi UMKM: Pecel Lele (tugas mandiri 7)

  1. Deskripsi Identitas Usaha Usaha yang diobservasi adalah "Pecel Lele agus ", sebuah unit usaha kuliner mikro yang beroperasi di malam hari. Produk utamanya adalah lele goreng dan ayam goreng yang disajikan dengan sambal tomat segar dan lalapan. 2. Deskripsi Proses Produksi Jenis Produk: Makanan siap saji berbasis protein hewani (ikan dan ayam). Tahapan Produksi: Proses dimulai dengan persiapan di rumah (cleaning & marinating) pada siang hari. Sore harinya, bahan dibawa ke lokasi jualan. Saat ada pesanan, lele digoreng dengan metode deep frying agar teksturnya renyah (crunchy). Alur Kerja dan Layout: Layout gerobak menggunakan sistem linear sederhana. Di satu sisi terdapat kotak es untuk menyimpan bahan mentah, di tengah adalah area penggorengan, dan di sisi lain adalah area peracikan sambal serta penyajian. Sumber Daya: Menggunakan 2 tenaga kerja (satu juru masak, satu pelayan). Bahan baku utama adalah lele hidup yang baru dipotong agar tetap segar. Peralatan mel...

LAPORAN RISET MANDIRI: TREN KEWIRAUSAHAAN DIGITAL 2025(tugas mandiri 15)

  1. Ringkasan Tren Global: The Rise of Global Remote Services Tren Global Remote Services adalah pergeseran model kerja di mana penyedia jasa (freelancer atau agensi) menawarkan keahlian profesionalnya kepada klien di seluruh dunia melalui platform digital. Berdasarkan laporan Deloitte , batasan geografis dalam mencari talenta telah runtuh. Perusahaan di Amerika atau Eropa kini lebih memilih merekrut tenaga ahli dari Asia Tenggara untuk efisiensi biaya, sementara wirausaha di negara berkembang mendapatkan akses ke pasar dengan mata uang yang lebih kuat (USD/Euro). 2. Bukti Data Laporan Deloitte Global Entrepreneurship Monitor mencatat bahwa sektor jasa berbasis digital (IT, desain, dan konsultasi) adalah kategori dengan pertumbuhan tercepat dalam kewirausahaan lintas batas. Menurut data Statista , pasar global freelancing diprediksi akan mencapai nilai $450 miliar pada tahun 2025 , dengan pertumbuhan signifikan di wilayah Asia Pasifik. Laporan Hiring Trends 2025 menyebutkan ba...

Analisis Scale-Up: Erigo (tugas mandiri 14)

  “Transformasi Brand Lokal Menuju Global Streetwear” A. Fase Transisi (The Turning Point) Erigo (awalnya bernama Selected and Co ) didirikan pada tahun 2011 dan sempat mengalami kesulitan finansial hingga hampir bangkrut. Titik Balik (Scale-up Phase): Fase scale-up dimulai secara signifikan pada tahun 2015-2017 . Indikator Utama: Rebranding total menjadi "Erigo" dengan fokus pada gaya streetwear dan traveling . Momen Kunci: Keputusan Muhammad Sadad (CEO) untuk memanfaatkan platform e-commerce (Shopee) secara masif dan partisipasi pertama kali dalam pameran-pameran besar (JakCloth) dengan strategi diskon agresif yang berhasil menciptakan volume penjualan jutaan potong per tahun. B. Strategi Penggerak Skala (The Scale Drivers) Inovasi Teknologi & Pemasaran Digital: Erigo menggunakan kekuatan Social Media Marketing dan Influencer Marketing dalam skala besar. Mereka memberangkatkan puluhan Key Opinion Leaders (KOL) ke luar negeri (USA, Jepang) untuk memproduksi kont...

LAPORAN PROFIL ANALITIS: LEMBAGA PENDUKUNG KEWIRAUSAHAAN ( tugas mandiri 13)

  A. Identitas Lembaga Nama Lembaga: PLUT-KUMKM (Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah). Alamat/Lokasi: [Biasanya terletak di ibu kota kabupaten/kota Anda, seringkali berdekatan dengan Dinas Koperasi]. Kanal Komunikasi: Instagram: @plut_indonesia (atau akun spesifik daerah, misal: @plut.tangerang). Status Lembaga: Pemerintah (Dibawah Kemenkop UKM / Dinas Koperasi setempat). B. Inventarisasi Layanan (Services Offered) PLUT bertindak sebagai "klinik bisnis" bagi para pelaku UKM. Layanan utamanya meliputi: Konsultasi Bisnis (7 Bidang Layanan): Menyediakan konsultan ahli di bidang SDM, produksi, pembiayaan, pemasaran, kelembagaan, IT, dan jaringan kerjasama. Layanan Legalitas: Membantu pengurusan izin secara langsung di tempat (NIB, sertifikasi Halal, P-IRT, bahkan pendaftaran merek/HAKI). Pelatihan Teknis: Sering mengadakan workshop gratis seperti teknik foto produk, digital marketing, dan pembukuan keuangan. Galeri UKM: Menyediakan ruang di...

tugas mandiri 6

 Analisis Kampanye Pemasaran dan Efektivitasnya: Studi Kasus Kampanye “Samsung Bersama Indonesia” 1. Pendahuluan Perusahaan Samsung di Indonesia merupakan salah satu pemimpin pasar perangkat elektronik dan smartphone. Kampanye pemasaran yang dilakukan Samsung bukan sekadar untuk menjual produk baru, tetapi juga untuk memperkuat citra merek dan menjalin kedekatan dengan konsumen Indonesia. Misalnya, kampanye “Samsung Bersama Indonesia” yang menonjolkan kontribusi sosial dan inovasi lokal. Saya memilih kampanye ini karena mencerminkan bagaimana sebuah brand global melakukan adaptasi di pasar lokal, serta memberikan peluang untuk menganalisis berbagai komponen kampanye pemasaran secara mendalam. 2. Analisis Kampanye Pemasaran Tujuan Kampanye Kampanye Samsung “Samsung Bersama Indonesia” memiliki beberapa tujuan, antara lain: Memperkuat citra Samsung sebagai brand yang peduli terhadap pasar Indonesia dan bukan hanya importir teknologi. Menunjukkan komitmen terhadap inovasi lokal (misaln...

Tugas mandiri 4

Nama :  Dwi Kurniawan  Nim: 41324010032 TUGAS MANDIRI 01 — STUDI KELAYAKAN USAHA 1. Analisis Integratif Ketiga aspek kelayakan — pasar, teknis, dan finansial — saling berkaitan secara erat dalam menentukan apakah suatu usaha layak dijalankan atau tidak. ● Kelayakan pasar menilai potensi permintaan, segmen pelanggan, dan tingkat persaingan. ● Kelayakan teknis memastikan bahwa produk dapat diproduksi dengan efisien, menggunakan teknologi yang tepat, dan memenuhi standar kualitas. ● Kelayakan finansial menilai kemampuan usaha untuk menghasilkan keuntungan yang sepadan dengan risiko dan investasi. Hubungan antar aspek: Jika hasil analisis pasar menunjukkan permintaan tinggi untuk produk ramah lingkungan, maka analisis teknis perlu menyesuaikan dengan memilih bahan baku dan proses produksi yang eco-friendly. Hal ini akan berdampak pada biaya produksi, yang selanjutnya memengaruhi proyeksi finansial. Contoh konkret: Sebuah tim ingin membuka usaha botol minum dari bahan bambu. ● Anal...

Tugas mandiri 3

 Dwi Kurniawan  41324010032 BAGIAN 1: LATAR BELAKANG Area observasi dilakukan di lingkungan kampus, khususnya di sekitar kantin, taman, dan gedung perkuliahan. Di area ini mahasiswa biasanya makan, bersosialisasi, belajar kelompok, atau sekadar menunggu jadwal kuliah. Pemilihan area kampus sebagai lokasi observasi didasarkan pada potensi pasar yang besar, karena mayoritas mahasiswa memiliki kebutuhan sehari-hari yang beragam dan dinamis. Selain itu, lingkungan kampus menjadi tempat yang ideal untuk mengembangkan usaha kecil yang kreatif dan relevan dengan kehidupan mahasiswa. Metode yang digunakan dalam observasi adalah observasi langsung terhadap kebiasaan mahasiswa, wawancara ringan dengan beberapa mahasiswa mengenai kebutuhan dan keluhan mereka, serta dokumentasi foto untuk memperkuat hasil pengamatan. BAGIAN 2: HASIL OBSERVASI Berdasarkan hasil pengamatan, mahasiswa banyak menghabiskan waktu di kantin pada pagi hingga siang hari untuk makan dan bersosialisasi. Di area tama...